Bisnis Konvensional: Pengertian, Kelebihan, hingga Contoh

bisnis konvensional

Bisnis konvensional adalah cara berjualan secara langsung. Para penjual akan bertemu tatap muka dengan pembeli untuk melakukan transaksi. 

Mulai dari tempat usaha hingga langkah promosinya pun cukup berbeda dengan bisnis online.

Dengan kata lain, bisnis konvensional adalah cara jualan dengan versi lama alias tradisional. 

Ingin tahu apa saja keuntungan dan kekurangan bisnis konvensional? Yuk, simak artikel di bawah ini untuk lebih jelasnya!

Pengertian Bisnis Konvensional

Bisnis konvensional adalah usaha yang masih dilakukan oleh banyak orang dewasa ini. Sesuai namanya, jenis bisnis ini menggunakan cara lama atau konvensional. 

Para penjual akan langsung berinteraksi dengan pelanggannya saat bertransaksi.

Menurut Bunjamin, bisnis konvensional adalah kegiatan jual beli yang dilakukan secara langsung, bertatap muka, dan kesepakatan transaksi dibuat untuk memperoleh keuntungan bagi kedua belah pihak.

Dalam praktiknya, bisnis konvensional membutuhkan tempat usaha, karyawan, hingga modal cukup besar. 

Oleh karena itu, bisnis ini banyak ditinggalkan oleh banyak orang dan beralih ke bisnis online.

Meskipun begitu, bisnis konvensional juga masih menjadi primadona bagi masyarakat saat ini. 

Selain bisa melihat barang secara langsung, mereka juga dipermudahkan untuk melakukan penawaran.

Keunggulan Bisnis Konvensional

Adapun keunggulan bisnis konvensional adalah sebagai berikut:

1. Dapat Melihat Langsung Produk yang Diinginkan

Salah satu keunggulan dari bisnis konvensional adalah pelanggan bisa dengan mudah melihat produk yang diinginkannya. 

Hal ini tentu menjadi poin plus dibandingkan bisnis online yang hanya bisa melihat produk dari gambar saja.

2. Bertemunya Pembeli dan Penjual

Selanjutnya, dengan bisnis konvensional, para pembeli bisa bertemu langsung dengan penjual. 

Mereka tentunya bisa bertanya secara puas mengenai produk yang diinginkannya. Selain itu, ada juga beberapa bisnis konvensional yang masih bisa ditawar.

3. Banyaknya Stok

Selanjutnya, keunggulan bisnis konvensional adalah stok yang banyak. Apabila melakukan pembelian secara langsung, tentunya kamu bisa secara langsung memilih produk yang diinginkan dan tak perlu khawatir apabila stoknya habis. 

Hal tersebut dikarenakan bisnis konvensional memiliki gudang untuk menyimpan persediaan stok.

Baca juga: Bagaimana Cara Membuat Contoh Laporan Stok Barang Gudang?

Kekurangan Bisnis Konvensional

Meskipun banyak keunggulannya, bisnis konvensional juga memiliki beberapa kekurangan. Di antaranya yaitu:

1. Modal Bisnis

Hal pertama yang menjadi kekurangan bisnis konvensional adalah modal. Tentunya, hal ini akan dirasakan oleh para pebisnis. 

Modal untuk membangun bisnis secara konvensional tidaklah sedikit dan relatif cukup besar di awal. 

Hal tersebut dikarenakan banyak uang yang harus dikeluarkan untuk lokasi usaha, karyawan, dan masih banyak lagi.

2. Waktu dan Cara Kerja

Bagi pebisnis yang memiliki banyak kegiatan, maka bisnis konvensional tidaklah cocok. 

Hal ini karena kamu harus pintar dalam membagi waktu dan cara kerja. Oleh karena itu, bisnis online sangat cocok untuk kamu yang sibuk. 

Namun, apabila kamu hanya ingin fokus terhadap usaha, bisnis konvensional akan cocok-cocok saja.

Perbedaan Bisnis Konvensional dan Bisnis Online

Adapun perbedaan usaha yang dilakukan online dengan bisnis konvensional adalah sebagai berikut:

1. Lokasi Usaha

Perbedaan yang cukup jelas yaitu lokasi usaha. Sesuai dengan namanya, bisnis online tak perlu membutuhkan adanya lokasi atau tempat usaha. 

Para pebisnis hanya membutuhkan internet untuk mengembangkan bisnisnya. Adapun lokasi bagi bisnis ini yaitu website, social media, dan lainnya.

Sementara itu, bisnis konvensional adalah sebuah usaha yang membutuhkan tempat untuk berjualan. 

Adapun lokasi yang bisa digunakan seperti toko, ruko, atau stand. Semua itu berguna untuk menawarkan produk atau layanan kepada konsumen.

Baca juga: Apa Itu Bisnis Ritel? Definisi, Tujuan, hingga Contohnya

2. Modal

Selanjutnya yaitu dari segi modal. Bisa diketahui bahwa bisnis online tidak membutuhkan tempat untuk berjualan. 

Itulah kenapa usaha yang dijalankan secara online terbilang cukup murah dalam segi modal.

Sementara bisnis konvensional adalah usaha yang membutuhkan modal cukup besar di awal. 

Hal tersebut dikarenakan akan dialokasikan guna membayar sewa tempat, seperti ruko, atau toko.

3. Prosedur

Perbedaan selanjutnya yaitu prosedur. Maksudnya, perencanaan seperti jadwal kerja, jam operasional toko, dan masih banyak lagi. 

Jika kamu memiliki bisnis online, maka hal tersebut sangatlah fleksibel.

Namun, apabila kamu memiliki bisnis konvensional, maka hal tersebut haruslah dipikirkan secara matang. 

Sebab, bisnis konvensional akan bertemu pelanggan secara langsung untuk bertransaksi.

4. Metode Promosi

Perbedaan terakhir yaitu dari segi metode promosi. Meskipun bisnis konvensional biasanya hanya menggunakan promosi seperti brosur atau mulut ke mulut. 

Namun, di era teknologi canggih seperti ini, usaha konvensional juga bisa menggunakan social media untuk melakukan promosi.

Contoh Bisnis Konvensional

Adapun contoh bisnis konvensional adalah sebagai berikut:

1. Usaha Rumah Makan

Usaha rumah makan merupakan salah satu contoh dari bisnis konvensional. Contoh bisnis ini cukup menjadi primadona bagi masyarakat yang menginginkan memulai bisnisnya. 

Selain itu, kamu bisa membuat menu enak serta variatif agar menjadi unique selling point dibandingkan dengan kompetitor.

2. Usaha Kelontongan

Bisnis yang satu ini juga masih banyak dilakukan oleh banyak orang, usaha kelontongan. 

Hal tersebut dikarenakan toko kelontongan menjual berbagai kebutuhan dasar dan menjadikannya laris di kalangan masyarakat. 

Dalam praktiknya, ada berbagai jenis kelontongan mulai dari toko berskala kecil hingga besar.

3. Usaha Bimbingan Belajar

Selanjutnya yaitu bisnis bimbingan belajar. Meskipun saat ini sudah banyak yang dilakukan online, namun banyak orang masih memilih datang langsung ke tempat bimbingan belajar. 

Salah satu alasannya karena dapat memahami pelajaran dengan mudah.

Di atas merupakan penjelasan singkat mengenai apa itu bisnis konvensional, mulai dari kelebihan dan kekurangan bisnis konvensional. 

Memang bisnis konvensional adalah salah satu cara berjualan yang bisa dilakukan selain dengan cara online. 

Yuk, mulai kembangkan bisnismu dengan Crewdible sebagai pionir gudang online terpercaya Indonesia. 

Segera daftar menjadi seller dan serahkan semua masalah operasional tokomu ke Crewdible sekarang juga!

Baca juga: Jasa Gudang Online: Solusi Penyimpanan Barang Hemat & Mudah!
  • Latest Article