Begini Cara Menghitung Biaya Sewa Gudang, Mudah, Anti Ribet

penjual menghitung biaya sewa gudang online

Gudang didefinisikan sebagai tempat penyimpanan stok produk dagang. Selain karena memiliki ruang lapang, gudang juga bisa membantumu menjaga kualitas produk. Oleh sebab itu, ketika memulai suatu usaha, kamu juga perlu mengetahui cara menghitung biaya sewa gudang sebagai persiapan.

Agar lebih mudah untuk mempersiapkannya, berikut Crewdible akan berikan tips bagaimana cara menghitung biaya sewa gudang per m2. Dengan mengetahui bagaimana cara menghitung biaya sewa gudang, kamu dapat lebih mudah untuk mempertimbangkan budget atau modal usaha yang perlu kamu siapkan. Yuk simak!


Jenis Layanan Sewa Gudang

Sebelum memasuki tahapan cara menghitung biaya sewa gudang, kamu harus mengetahui berbagai jenis layanan penyewaan yang disediakan oleh pemilik gudang. Di antaranya, mulai dari penyewaan penyimpanan per palet, penyimpanan per kontainer, penyimpanan per meter persegi, dan penyimpanan per kubus. 

Kamu juga dapat melakukan penyewaan gudang dalam beberapa bulan atau beberapa tahun, sesuai dengan kebutuhan bisnis kamu. Berdasarkan fungsi tempat penyimpanannya, layanan gudang dibagi menjadi 6 bagian antara lain sebagai berikut:

1. Sewa gudang untuk transit

2. Sewa gudang untuk penyimpanan bahan baku

3. Sewa gudang untuk penyimpanan barang bahan hasil produksi dan barang setengah jadi 

4. Sewa gudang untuk sortir barang

5. Sewa gudang sebagai fulfillment center

6. Sewa gedung untuk reverse logistic


Pajak Sewa Gudang

Perhitungan biaya sewa gudang mengacu pada undang-undang perpajakan. Semua layanan penyewaan ruangan dalam jasa penyewaan barang tidak bergerak dikenakan pajak pertambahan nilai (PPN). Ada dua jenis pajak atas pajak sewa gedung, yaitu PPh pasal 4 ayat 2 dan PPN.

Berdasarkan ketentuan ini, tagihan PPN sebesar 11% x total sewa diperlukan untuk pembayaran biaya sewa gudang per m2 oleh perusahaan, pemilik tanah atau bangunan.

Baca juga: Begini Cara Menghitung Kapasitas Gudang, Rumus Lengkap!


Cara Menghitung Biaya Sewa Gudang per m2 

Cara menghitung biaya sewa gudang sebenarnya cukup sederhana. Kamu hanya perlu menggunakan rumus di bawah ini untuk menghitung biaya sewa gudang per m2: 

Harga per m² x ruang gudang yang disewakan

Contoh: harga per m²  sewa bulanan adalah Rp 100.000, sedangkan ukuran gudang mencapai 200 m, maka sewa yang yang harus dibayarkan per bulannya adalah Rp 20 juta. Ini berlaku untuk perhitungan biaya sewa gudang harian, mingguan dan tahunan.

Namun perlu diketahui bahwa harga sewa gudang belum termasuk biaya proses bongkar muat gudang dan nilai PPN adalah 11%.


Faktor yang Mempengaruhi Biaya Sewa Gudang

Cara menghitung biaya sewa gudang per m2 merupakan salah satu strategi yang dapat membantu pengelolaan anggaran bisnis kamu. Di mana, cara menghitung biaya sewa gudang  ditentukan dalam kaitannya dengan ukuran gudang, sehingga kamu mendapatkan hasil yang akurat. 

Bagaimana dengan faktor lain yang mempengaruhi biaya sewa gudang? Berikut ini adalah lima faktor yang perlu kamu pertimbangkan sebelum atau saat melakukan perhitungan biaya sewa gudang.

1. Lokasi dan lingkungan sekitar

Sebagian besar pelaku ekonomi tentu menginginkan tempat yang strategis untuk memulai kegiatan operasional mereka, misalnya saja pada industri pelayaran. Beberapa dari mereka bahkan rela merogoh kocek lebih dalam untuk bisa mendapatkan tempat strategis yang dapat memperlancar bisnis mereka.

2. Pergerakan harga pasar

Sama halnya dengan bangunan tempat tinggal, gudang juga termasuk ke dalam kategori properti yang harga pasarnya cenderung berfluktuasi. Oleh karena itu, dengan mengetahui cara menghitung biaya sewa gudang, kamu akan dapat membandingkan berapa besaran biaya sewanya. 

Selain itu, kamu juga perlu memeriksa harga pasar secara berkala agar tetap up to date. Kemudian bandingkan sampai kamu menemukan harga yang tepat. Langkah ini penting, sebab kamu jadi dapat menyesuaikan besaran biaya sewa dengan bentuk gudang yang dibutuhkan.

3. Fasilitas operasional

Jika merasa bahwa harga dan lokasi sudah memenuhi kriteria, selanjutnya kamu bisa mulai untuk memperhatikan fasilitas yang gudang sediakan. Disarankan untuk memilih gudang dengan peralatan tepat untuk kegiatan operasional. Misalnya, jika inventaris penjualan kamu berisi makanan beku, gunakan gudang yang dimiliki atau dilengkapi pengontrol suhu.  

Menentukan biaya sewa gudang per m2 berdasarkan fasilitas juga dapat membantu pemeliharaan. Tanpa peralatan yang tepat, masalah seperti kerusakan produk kemungkinan dapat terjadi dan kamu akan memerlukan biaya ganti rugi yang cukup tinggi .

4. Cap rate jenis properti

Cap rate atau tingkat kapitalisasi sebuah properti biasanya digunakan untuk memperkirakan  sewa gudang tahunan. Karena itu, jika kamu ingin menyewa dalam waktu lama di satu tempat, kamu harus terlebih dahulu mengecek cap rate untuk setiap jenis properti. Kamu dapat menghitung cap rate dengan cara membagi laba operasi bersih dengan harga beli.  


Demikian penjelasan mengenai aspek-aspek penting dalam perhitungan biaya sewa gudang dan bagaimana cara menghitung biaya sewa gudang per m2. Nah, bagi kamu yang masih bingung dalam mengatur gudang dan mengelola barang usahamu, kamu dapat mengunjungi Crewdible sebagai pionir gudang online terpercaya di Indonesia.

Dengan lebih dari 5000 seller dan 100 gudang yang tersebar di seluruh Indonesia, kini saatnya kamu maju untuk mengembangkan bisnis dan mempercayakan masalah operasional gudang kamu ke Crewdible. Kamu juga bisa melakukan simulasi hitung biaya gudang terlebih dahulu sebelum daftar menjadi seller. Tunggu apa lagi? Yuk coba dan gabung sekarang juga!

Baca juga: 15 Inspirasi Desain dan Cara Membuat Gudang di Rumah Kecil
  • Latest Article