14 Jenis-Jenis Gudang dan Fungsinya yang Perlu Diketahui

suasana gudang

Sebagai pemilik bisnis, keberadaan gudang atau warehouse tentu sangat penting demi kelancaran kegiatan produksi dan distribusi. Seperti yang diketahui, gudang adalah sebuah tempat yang digunakan untuk menyimpan berbagai barang logistik sebelum akhirnya dijual ataupun didistribusikan. Namun, tahukah kamu apa saja jenis-jenis gudang dan fungsinya?

Selama ini gudang memang dikelompokkan menjadi beberapa jenis. Apa sajakah itu? Temukan jawabannya dalam artikel berikut untuk mengetahui jenis-jenis gudang dan fungsinya. Check this out!


Jenis-Jenis Gudang

Secara umum, bila ditinjau dari segi kepemilikannya, jenis-jenis gudang yaitu:

1. Gudang pribadi atau swasta

Gudang pribadi atau swasta berarti seluruh sistem didalamnya akan dijalankan secara penuh oleh penyalur atau pemasok (reseller). Nah, jenis gudang yang satu ini biasanya dipakai untuk kegiatan distribusi mandiri sehingga membuatnya digunakan sebagai tempat terjadinya semua proses penerimaan dan penyaluran produk.

Contoh dari gudang pribadi atau swasta ini adalah perusahaan retail besar yang memiliki warehouse utama untuk kebutuhan grosir.

2. Gudang publik atau umum

Sesuai namanya, jenis gudang yang satu ini memang dapat disewa untuk keperluan pendistribusian produk selama beberapa waktu tertentu. Kebanyakan, gudang publik atau umum digunakan dalam jangka pendek.

Nah umumnya, pengguna jenis gudang ini adalah perusahaan yang memperoleh permintaan produk lebih banyak dari biasanya sehingga membuat kapasitas gudang pribadi mereka overload. Atas dasar itulah, menyewa gudang sementara dinilai sebagai opsi terbaiknya.

3. Gudang otomatis

Dilihat dari alat yang digunakan, gudang terbagi menjadi 2 yaitu versi manual dan otomatis. Jenis warehouse satu ini memang tercipta dari adanya inovasi dalam bidang teknologi sehingga sistem operasionalnya pun dijalankan dengan alat-alat canggih secara otomatis.

Salah satu contohnya yaitu penggunaan conveyor belt yang mampu mengangkut barang dengan otomatis sehingga mengurangi tenaga manusia.

4. Gudang climate-controlled

Sederhananya, gudang ini dipakai untuk mengelola berbagai jenis produk yang memang membutuhkan penanganan khusus. Itulah sebabnya, gudang climate-controlled dilengkapi dengan sistem pengaturan suhu dan juga kelembaban udara. Contoh mudahnya yaitu seperti gudang bahan baku yang harus disimpan dalam freezer demi menjaga kualitasnya.

5. Gudang pusat distribusi

Terakhir, ada warehouse pusat distribusi yang dipakai untuk menampung produk sementara atau tempat distribusi singkat. Contoh dari penggunaan ini sendiri yaitu saat produk datang dari berbagai distributor dan harus segera dikirim pula ke banyak pelanggan.


Baca juga: Kriteria dan Syarat Lokasi Gudang serta Tips Memilihnya


Jenis-Jenis Gudang dan Fungsinya

Nah berbeda dari jenis-jenis gudang sebelumnya, ternyata warehouse juga dapat dikelompokkan lagi berdasarkan fungsi dan karakteristik penyimpanannya lho! Apa saja? Beberapa jenis-jenis gudang dan fungsinya adalah sebagai berikut:

1. Gudang penyimpanan bahan baku

Dari namanya saja, mungkin kamu sudah paham bahwa jenis warehouse pertama ini memang digunakan untuk menyimpan bahan baku produksi. Namun, apa saja sebenarnya yang disimpan di dalam gudang bahan baku? Di antaranya yaitu ada plastik, pasir, beton, logam, kakao, dan sebagainya.

Letak gudang penyimpanan bahan baku ini sendiri biasanya cukup dekat dengan tempat produksinya. Menariknya, jenis warehouse ini umumnya disesuaikan dengan jenis bahan baku yang akan ditampung sehingga bisa saja gudang tersebut menyimpan barang dalam bentuk tangki, bentuk bangunan, atau bahkan tempat terbuka.

2. Gudang penyimpanan barang

Kemudian, ada gudang penyimpanan barang atau bahan setengah jadi yang dimanfaatkan sebagai tempat produk yang masih dalam proses manufaktur. Biasanya, barang-barang tersebut masih harus menunggu tahap produksi selanjutnya sehingga perlu disimpan terlebih dahulu.

Gudang ini sangat dibutuhkan oleh proses pemasangan label, pembuatan kemasan khusus, produk bundling, perakitan komputer, dan lain sebagainya.

3. Gudang penyimpanan hasil produksi

Barang jadi yang telah siap dijual atau didistribusikan ke pelanggan biasanya akan disimpan di gudang penyimpanan hasil produksi ini. Bila ingin menggunakannya, sobat bisa memilih gudang pribadi ataupun sewa yang dibayarkan setiap minggu atau bulannya.

4. Gudang pusat konsolidasi dan transit

Jenis-jenis gudang dan fungsinya satu ini digunakan untuk menerima produk dari berbagai distributor sebelum akhirnya dilakukan proses penggabungan atau konsolidasi untuk dikirim ke konsumen.

5. Gudang pusat transhipment

Gudang pusat transhipment adalah warehouse yang dimanfaatkan sebagai lokasi penyimpanan barang dalam jumlah banyak. Nantinya, produk-produk tersebut akan dibagi menjadi beberapa bagian kecil yang kemudian dikirim ke berbagai tujuan.

6. Gudang cross docking

Umumnya, gudang cross docking digunakan oleh para jasa ekspedisi sebagai lokasi pemindahan barang dari satu truk ke truk lainnya. Bila diperlukan penyewaan, warehouse satu ini terbilang murah karena hanya dipakai dalam jangka waktu yang relatif singkat.

7. Gudang pusat sortir

Yang paling banyak menggunakan jenis warehouse satu ini biasanya adalah perusahaan dengan pengiriman surat dan parcel. Awalnya, semua barang akan dikumpulkan menjadi satu untuk kemudian disortir berdasarkan zona ataupun kode pos yang kemudian dikirimkan sesuai area tersebut.

8. Gudang fulfilment

Selanjutnya, ada warehouse fulfilment yang memang dirancang secara khusus untuk menangani pemesanan kecil namun dalam jumlah sangat banyak. Dapat dikatakan, gudang tersebut digunakan dalam proses reverse logistics sekaligus tempat penampungan barang untuk melakukan aktivitas retur atau pengembalian produk.

9. Gudang untuk kepentingan publik

Perlu diingat, ternyata tidak semua warehouse digunakan untuk kebutuhan penjualan produk mandiri ya, Sobat! Sebab di luar sana, ada gudang yang dikelola oleh negara dan memang sengaja dibangun demi kepentingan publik.

Contohnya yaitu seperti gudang bulog yang digunakan pemerintah untuk menyimpan beras atau barang bantuan saat terjadi bencana.


Nah, itu dia 14 jenis-jenis gudang dan fungsinya yang dapat kamu pahami. Bagaimana Sobat, sudah tahu jenis gudang seperti apa yang dibutuhkan untuk kelancaran bisnismu? Jika masih bingung, yuk konsultasikan langsung dengan Crewdible, pionir gudang online terpercaya di Indonesia!

Dengan lebih dari 100 gudang yang tersebar di seluruh Indonesia dan 5000+ seller, sudah saatnya kamu fokus untuk mengembangkan bisnis dan menyerahkan masalah operasional tokomu ke Crewdible. Kamu juga bisa melakukan simulasi hitung biaya gudang terlebih dahulu sebelum daftar menjadi seller. Yuk coba dan bergabunglah sekarang juga!

Baca juga: 
7 Cara Penyusunan Barang di Gudang agar Lebih Praktis
  • Latest Article