Apa itu Customer Segment? Pengertian, Fungsi, dan Contohnya

Customer Segment

Saat membuat bisnis plan untuk usaha, customer segment adalah bagian penting yang tidak boleh kamu lewatkan.

Pasalnya, penerapan customer segment akan membantu untuk menentukan strategi dalam memasarkan produk ataupun layanan secara efektif.

Dengan demikian, kamu bisa menghasilkan keuntungan maksimal dari usaha yang akan dijalankan.

Artikel ini akan menjelaskan lebih lanjut mengenai customer segment yang penting untuk diketahui dalam menjalankan usaha. Yuk baca sampai akhir!

Apa itu Customer Segment?

Customer segment adalah metode untuk mengklasifikasikan konsumen berdasarkan beberapa segmen atau karakteristik tertentu.

Metode customer segment adalah salah satu bagian strategi pemasaran yang bertujuan untuk memetakan pelanggan sehingga produk atau jasanya bisa cocok dengan mereka.

Setiap bisnis pastinya mempunyai customer segment yang tidak sama. Itulah sebabnya, kamu harus bisa menentukan segmen konsumen dengan tepat.

Dengan demikian, strategi pemasaran bisa dijalankan sesuai dengan segmen yang ada dan efektivitasnya dalam menghasilkan penjualan pun akan jauh lebih besar.

Adapun cara untuk menentukan customer segment adalah dimulai dengan mengenali karakteristik seperti apa saja yang dimiliki oleh konsumenmu.

Dengan mengetahuinya, kamu akan mengenal pelanggan potensial serta mampu menyediakan produk dan jasa yang relevan dengan segmen tersebut.

Kamu juga harus mengetahui bahwa strategi pemasaran yang berfokus pada customer segment adalah cara supaya performa marketing bisa lebih efektif.

Baca juga: Marketing Bisnis: Definisi, Fungsi, Tahapan, hingga Perannya

Fungsi Customer Segment

Kamu sudah paham pengertian customer segment dan tujuannya di dalam strategi pemasaran. Lantas, apa saja fungsinya bagi bisnis dan mengapa kamu harus menentukannya dulu?

Supaya pertanyaanmu terjawab, fungsi customer segment adalah sebagai berikut:

1. Membantu Penetapan Harga

Salah satu fungsi dari customer segment adalah membantu kamu dalam menentukan harga produk yang cocok dengan status sosial dan keuangan konsumen.

Hal ini membuat harga produk yang ditawarkan bisa akan diterima oleh konsumen karena sesuai dengan kemampuan daya beli mereka.

Harga yang ditetapkan berdasarkan profil segmen konsumen juga akan membuat mereka merasa bahwa manfaatnya sebanding dengan jumlah uang keluar.

2. Strategi Bersaing

Ketika bisnis masih dalam skala yang kecil atau baru dijalankan, customer segment adalah salah satu cara supaya strategi pemasaranmu bisa bersaing dengan perusahaan besar.

Kamu bisa menargetkan segmen pasar kecil dan spesifik, serta belum pernah atau kurang ditargetkan oleh perusahaan kompetitor yang lebih besar.

Hal ini akan memudahkan bisnismu dalam menguasai pasar yang kecil tersebut dan kamu bisa mengembangkannya seiring waktu berjalan.

3. Meningkatkan Penjualan

Segmentasi pasar membantu kamu dalam meningkatkan penjualan. Sebab, produk yang bisa menjawab kebutuhan konsumen pasti akan di cari-cari oleh mereka.

Untuk dapat memahami permasalahan konsumen serta solusi yang bisa dihadirkan, kamu perlu menentukan dulu target segmen pasar.

Misalnya saja, kamu bisa menentukan perilaku atau demografis seperti apa yang harus ada pada target segmen konsumen.

Dari situ, kamu bisa memperkirakan bagaimana bisnis dan produkmu bisa menjadi solusi bagi mereka.

4. Meningkatkan Loyalitas Pelanggan

Terakhir, customer segment adalah cara kamu untuk membangun hubungan dan loyalitas pelanggan.

Ketika konsumen merasa puas dengan produk dan layanan yang diberikan, mereka akan cenderung untuk melakukan pembelian kembali.

Jika hal ini terus berlangsung dalam waktu lama, mereka akan menjadi pelanggan setia yang loyal dan sulit untuk berpaling ke kompetitor.

Untuk bisa membangun hubungan dan kepercayaan yang baik dengan konsumen, tentu kamu harus bisa mengenali mereka terlebih dahulu melalui customer segment.

Baca juga: Sales Marketing: Pengertian, Tugas, Gaji dan Syaratnya

Jenis Customer Segment

Dari penjelasan sebelumnya, kamu telah mengetahui bahwa customer segment ditentukan berdasarkan beberapa kriteria yang harus sesuai dengan bisnis atau produk bisnismu.

Kriteria atau jenis segmentasi ini perlu kamu pikirkan dengan matang supaya target konsumen bisa sesuai dengan bisnis yang dijalankan.

Kamu perlu menentukan customer segment berdasarkan lima jenis kategori yang umum digunakan.

Kelima jenis dari customer segment adalah demografi, geografi, perilaku, manfaat, serta sifat dari konsumen tersebut.

Supaya lebih bisa dipahami, penjelasan mengenai masing-masing jenis customer segment adalah sebagai berikut:

1. Segmentasi Perilaku

Pertama, kamu bisa menentukan customer segment berdasarkan perilaku atau cara mereka berinteraksi dengan brand milikmu.

Pasalnya, setiap konsumen memiliki reaksi yang berbeda-beda dalam merespons produk yang ditawarkan kepada mereka.

Contoh customer segment adalah ada konsumen langsung membeli dan ada pula yang hanya melihat-lihat atau menunggu adanya diskon terlebih dahulu.

Nah, tugasmu adalah mengetahui seperti apa perilaku target konsumenmu dan mengapa mereka berperilaku seperti itu. 

Dengan pengetahuan tersebut, kamu tentu dapat melakukan strategi pemasaran yang tepat sesuai dengan perilaku target konsumen.

2. Segmentasi Demografis

Berikutnya, jenis yang tidak kalah penting dalam customer segment adalah dari segi demografis yang berkaitan dengan data kependudukan target konsumenmu. 

Data yang harus kamu ketahui dari segmentasi demografis meliputi jenis kelamin, usia, suku, pekerjaan, agama, tingkat pendidikan, status pernikahan, status ekonomi, dan sebagainya.

Tujuan klasifikasi dari sisi demografis ini adalah untuk mencari tahu mengenai kesesuaian antara produk dengan latar belakang target konsumen.

Misalnya saja, brand fashion wanita harus menentukan segmentasi demografis dari target konsumen mereka supaya bisa membuat produk yang sesuai.

Tentu, konsumen wanita remaja dari kelas ekonomi menengah akan memiliki selera yang berbeda dengan konsumen wanita dewasa muda dari kelas ekonomi atas.

Baca juga: Mengenal Konsep Marketing Mix 7P dan Contohnya dalam Bisnis

3. Segmentasi Geografis

Selain dua jenis di awal, masih ada lagi segmentasi yang penting untuk ditentukan yaitu geografis dari target konsumenmu.

Mengapa bisnis perlu mengetahui daerah atau tempat tinggal dari target konsumen? Sebab, hal ini dapat mempermudah proses pemasaran produk berdasarkan kebutuhan dari setiap wilayah.

Sebagai contoh, bisnis fashion di daerah pesisir tentu akan memiliki model baju yang berbeda dengan lokasi bisnis di daerah pegunungan.

Contoh lainnya pada bisnis kuliner adalah jenis makanan yang ditawarkan pada kota metropolitan akan berbeda dengan restoran di pedesaan.

4. Segmentasi Manfaat

Selanjutnya ada jenis segmentasi manfaat di mana konsumen dikategorikan berdasarkan apa yang didapatkan mereka ketika membeli dan menggunakan suatu produk.

Segmentasi jenis ini sedikit lebih rumit karena konsumen harus bisa mengetahui dan merasakan manfaat apa saja yang didapatkan dari produkmu

Itulah sebabnya, segmentasi manfaat hanya bisa diterapkan pada pelanggan yang sebelumnya sudah pernah menggunakan produkmu dan akan melakukan pembelian ulang.

Tujuannya adalah sebagai bahan evaluasi dan pengembangan bagi perusahaan supaya produk mereka bisa memenuhi kebutuhan konsumen serta dikenalkan luas akan manfaatnya.

5. Segmentasi Pelanggan Baru dan Lama

Jenis segmentasi yang terakhir ini adalah terkait dengan berapa lama seorang konsumen telah membeli produkmu. Apakah ia baru pertama kali atau sudah beberapa kali.

Lalu, apa fungsi dari segmentasi konsumen baru dan lama? Kamu bisa mendapatkan informasi mengenai bagaimana cara mereka menemukan bisnismu dan mengapa sampai sekarang masih melakukan pembelian produk tersebut.

Contohnya, sebuah bisnis fashion mencoba untuk memberikan promo di suatu e-commerce untuk mendapat pelanggan baru dan menawarkan produk yang cocok dengan mereka.

Meski begitu, mereka memberikan penawaran yang berbeda bagi pelanggan lama supaya tetap melakukan pembelian.

Itu tadi pemaparan mengenai customer segment. Dapat ditarik kesimpulan bahwa customer segment adalah hal yang sangat diperlukan demi keberhasilan usaha.

Oleh karena itu, jangan lupa untuk menerapkannya dalam strategi pemasaran agar bisnis dapat berkembang dengan baik.

Di samping mempertimbangkan customer segment, kamu juga perlu memikirkan persoalan lainnya dalam mengembangkan bisnis, salah satunya adalah pengurusan operasional.

Namun tidak perlu khawatir karena Crewdible hadir untukmu. Crewdible adalah layanan gudang online yang dapat membantu otomatisasi pengurusan operasional usaha secara efisien.

Dengan Crewdible, kamu bisa lebih hemat menggunakan biaya operasional. Belum yakin? Coba simulasi hitung biaya gudang ini dan lihat perbandingannya jika harus diproses sendiri.

Yuk download aplikasi Crewdible sekarang juga dan nikmati fitur menarik di dalamnya!

Baca juga: 9 Strategi Penjualan Produk dan Contohnya yang Harus Dicoba!
  • Latest Article